Dalam dunia industri seperti migas, petrokimia, manufaktur, pertambangan gas detector bukan sekadar alat tambahan, melainkan perangkat wajib yang menentukan keselamatan kerja. Namun, masih banyak perusahaan yang belum memahami bahwa akurasi gas detector tidak akan selalu stabil, karena sensor bisa mengalami penurunan performa seiring waktu.
Karena itu, kalibrasi gas detector menjadi hal krusial. Pertanyaannya: lebih baik kalibrasi mandiri atau menggunakan jasa kalibrasi profesional? Artikel ini akan membahas perbedaan, kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi terbaik untuk kebutuhan industri.
Apa Itu Kalibrasi Gas Detector?
Kalibrasi gas detector adalah proses penyesuaian sensor agar hasil pembacaan gas sesuai dengan standar akurat. Proses ini dilakukan dengan cara memberikan gas uji (calibration gas) dengan konsentrasi tertentu, lalu alat akan menyesuaikan pembacaan sesuai nilai standar tersebut.
Kalibrasi bertujuan untuk:
Menjamin pembacaan gas tetap akurat
Mengurangi risiko false alarm atau alarm tidak berbunyi
Memastikan alat sesuai standar keselamatan kerja (K3)
Menjaga kepatuhan terhadap audit internal maupun eksternal
Kenapa Gas Detector Harus Dikontrol Secara Berkala?
Gas detector bekerja berdasarkan sensor elektrokimia, katalitik, atau inframerah. Sensor tersebut bisa mengalami penurunan sensitivitas akibat:
paparan gas berulang
kelembapan tinggi
suhu ekstrem
debu dan kontaminasi lingkungan
umur sensor yang sudah menurun
Jika tidak dikalibrasi, alat bisa membaca angka yang salah, dan ini berbahaya karena:
gas beracun bisa terdeteksi terlambat
pekerja bisa terpapar tanpa sadar
potensi ledakan meningkat
perusahaan berisiko terkena sanksi audit K3
Kalibrasi Mandiri Gas Detector
Kalibrasi mandiri adalah proses kalibrasi yang dilakukan sendiri oleh tim internal perusahaan, biasanya oleh tim K3, teknisi maintenance, atau operator alat.
– Kelebihan Kalibrasi Mandiri
1. Lebih Cepat dan Praktis
Perusahaan bisa melakukan kalibrasi kapan saja tanpa harus menunggu jadwal teknisi dari vendor.
2. Biaya Lebih Hemat dalam Jangka Panjang
Jika perusahaan memiliki banyak unit gas detector, investasi alat kalibrasi bisa lebih murah dibanding menggunakan jasa terus-menerus.
3. Cocok untuk Pemeriksaan Rutin (Daily/Weekly Check)
Kalibrasi mandiri sangat ideal untuk pemeriksaan rutin seperti bump test.
– Kekurangan Kalibrasi Mandiri
1. Risiko Human Error Tinggi
Jika teknisi belum berpengalaman, hasil kalibrasi bisa tidak sesuai standar.
2. Tidak Semua Perusahaan Punya Gas Kalibrasi yang Valid
Calibration gas memiliki masa berlaku. Jika gas sudah expired, hasil kalibrasi bisa salah.
3. Tidak Mendapat Sertifikat Resmi
Kalibrasi mandiri biasanya tidak menghasilkan sertifikat kalibrasi yang dibutuhkan untuk audit ISO, K3, atau regulasi industri tertentu.
4. Tidak Ada Verifikasi Alat Kalibrasi Pendukung
Regulator, flow meter, dan gas uji juga harus terjamin keakuratannya. Jika alat pendukung tidak sesuai standar, hasil kalibrasi akan bias.
Jasa Kalibrasi Profesional Gas Detector
Jasa kalibrasi profesional adalah layanan dari vendor atau perusahaan spesialis yang menyediakan kalibrasi menggunakan standar industri, alat ukur terverifikasi, serta biasanya disertai dokumentasi lengkap.
Biasanya jasa profesional mencakup:
pengecekan kondisi sensor
cleaning & inspection
kalibrasi sesuai standar pabrikan
pengujian respon alarm
pengujian akurasi pembacaan gas
pembuatan laporan & sertifikat kalibrasi
– Kelebihan Jasa Kalibrasi Profesional
1. Hasil Lebih Akurat dan Terstandarisasi
Teknisi profesional menggunakan prosedur sesuai standar pabrikan seperti Honeywell, BW, Dräger, MSA, dan lainnya.
2. Mendapat Sertifikat Kalibrasi Resmi
Sertifikat ini penting untuk:
audit internal perusahaan
audit ISO 17025
inspeksi keselamatan kerja (K3)
compliance standar industri
3. Bisa Sekaligus Service dan Diagnosa
Teknisi profesional dapat mendeteksi masalah sensor, baterai, modul alarm, atau komponen alat yang mulai melemah.
4. Cocok untuk Area High Risk
Untuk lingkungan berisiko tinggi seperti refinery, pabrik kimia, offshore, atau confined space, jasa profesional lebih direkomendasikan karena risiko kesalahan jauh lebih fatal.
– Kekurangan Jasa Kalibrasi Profesional
1. Biaya Lebih Tinggi
Terutama jika unit banyak atau membutuhkan kunjungan teknisi onsite.
2. Bergantung pada Jadwal Vendor
Jika vendor sedang penuh jadwal, proses kalibrasi bisa tertunda.
3. Potensi Downtime Alat
Jika alat harus dikirim ke workshop, perusahaan akan kehilangan unit gas detector sementara waktu.
Jika perusahaan Anda membutuhkan layanan kalibrasi yang terstandarisasi, Anda bisa menggunakan jasa kalibrasi gas detector yang tersedia di PT Adhigana Perkasa Mandiri
Kalibrasi Gas Detector Bisa di PT Adhigana Perkasa Mandiri
Jika perusahaan Anda membutuhkan kalibrasi profesional dengan hasil akurat dan terdokumentasi, PT Adhigana Perkasa Mandiri menyediakan layanan kalibrasi gas detector untuk kebutuhan industri.
Adhigana melayani kalibrasi untuk berbagai jenis perangkat, seperti:
Portable Gas Detector (single gas & multi gas)
Fixed Gas Detector / Gas Monitor
Gas detector merek Honeywell, BW Technologies, Sensepoint XCD, serta perangkat industri lainnya
Layanan ini cocok untuk perusahaan yang membutuhkan:
✅ Kalibrasi rutin dan pemeriksaan berkala
✅ Sertifikat kalibrasi untuk kebutuhan audit K3/ISO
✅ Pengecekan sensor & kondisi alat sebelum digunakan di lapangan
✅ Konsultasi teknis untuk pemilihan gas detector yang tepat
Dengan dukungan teknisi berpengalaman, Adhigana membantu memastikan gas detector Anda selalu berada dalam kondisi optimal dan aman digunakan.
Perbandingan Kalibrasi Mandiri vs Jasa Profesional
| Aspek | Kalibrasi Mandiri | Jasa Kalibrasi Profesional |
|---|---|---|
| Kecepatan | Cepat, bisa kapan saja | Tergantung jadwal vendor |
| Akurasi | Bergantung skill teknisi | Lebih stabil dan terstandar |
| Sertifikat | Tidak ada | Ada sertifikat |
| Biaya awal | Perlu investasi alat | Tidak perlu investasi |
| Biaya jangka panjang | Hemat jika unit banyak | Lebih mahal jika rutin |
| Risiko kesalahan | Lebih tinggi | Lebih rendah |
| Cocok untuk | Bump test & internal check | Audit, compliance, high risk |
Mana yang Lebih Direkomendasikan?
Jawabannya tergantung kebutuhan perusahaan. Namun, standar terbaik biasanya adalah kombinasi keduanya.
Jika perusahaan memiliki banyak gas detector
Kalibrasi mandiri dapat dilakukan untuk pemeriksaan rutin mingguan atau bulanan. Namun tetap disarankan menggunakan jasa profesional minimal setiap 6 bulan atau 1 tahun sebagai validasi.
Jika gas detector digunakan di area berbahaya (high risk)
Seperti area dengan risiko H₂S, CO, CH₄, atau confined space, maka jasa profesional jauh lebih aman.
Jika perusahaan sering audit ISO atau K3
Kalibrasi profesional sangat direkomendasikan karena menghasilkan dokumentasi dan sertifikat resmi.
Kapan Harus Melakukan Kalibrasi Gas Detector?
Kalibrasi gas detector umumnya disarankan:
Bump test: sebelum penggunaan harian
Kalibrasi rutin: 1 bulan sekali / 3 bulan sekali
Kalibrasi sertifikasi: 6 bulan sekali / 1 tahun sekali
Setelah alat jatuh atau terbentur
Setelah sensor diganti
Jika alarm atau pembacaan terasa tidak normal
Catatan: Setiap merek memiliki standar berbeda, namun rata-rata industri menerapkan kalibrasi rutin untuk menjaga performa alat.
Risiko Jika Gas Detector Tidak Dikibrasi
Beberapa risiko fatal yang bisa terjadi:
Pembacaan gas tidak akurat (false safe)
Alarm tidak berbunyi saat gas berbahaya muncul
Alarm berbunyi palsu sehingga mengganggu operasional
Potensi kecelakaan kerja hingga kematian
Kerugian perusahaan akibat shutdown produksi
Sanksi audit serta reputasi perusahaan menurun
Pilih Kalibrasi Mandiri atau Profesional?
Kalibrasi mandiri cocok untuk perusahaan yang:
memiliki teknisi internal berpengalaman
memiliki calibration gas yang valid
membutuhkan pemeriksaan rutin cepat
Sedangkan jasa kalibrasi profesional cocok untuk perusahaan yang:
membutuhkan sertifikat resmi
bekerja di area high risk
sering audit ISO/K3
ingin hasil kalibrasi terstandarisasi dan minim risiko
Solusi terbaik adalah menggabungkan keduanya:
kalibrasi mandiri untuk kebutuhan rutin, dan jasa profesional untuk validasi periodik.
FAQ
1. Lebih baik kalibrasi mandiri atau menggunakan jasa kalibrasi profesional?
Jawabannya tergantung kebutuhan. Kalibrasi mandiri cocok untuk pengecekan rutin internal (bump test dan maintenance ringan). Namun untuk hasil yang lebih akurat, kebutuhan audit, dan penggunaan di area berisiko tinggi, jasa kalibrasi profesional lebih direkomendasikan karena terstandarisasi dan biasanya disertai sertifikat.
2. Kapan kalibrasi mandiri lebih disarankan?
Kalibrasi mandiri lebih disarankan jika perusahaan memiliki teknisi internal berpengalaman, memiliki gas kalibrasi yang masih valid, serta membutuhkan pemeriksaan rutin mingguan atau bulanan agar gas detector selalu siap digunakan.
3. Kapan harus menggunakan jasa kalibrasi profesional?
Jasa kalibrasi profesional sebaiknya digunakan jika perusahaan membutuhkan sertifikat kalibrasi, sedang menghadapi audit ISO/K3, menggunakan gas detector di area berbahaya (H₂S, CO, CH₄), atau ingin memastikan alat benar-benar akurat sesuai standar industri.
4. Apa risiko jika hanya mengandalkan kalibrasi mandiri?
Jika kalibrasi mandiri dilakukan tanpa prosedur yang benar atau menggunakan calibration gas yang sudah expired, hasil pembacaan gas detector bisa meleset. Ini dapat menyebabkan alarm terlambat berbunyi, pembacaan tidak akurat, hingga meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
5. Apakah jasa kalibrasi profesional lebih akurat dibanding mandiri?
Ya. Umumnya jasa kalibrasi profesional lebih akurat karena dilakukan dengan alat pendukung terverifikasi, prosedur sesuai standar pabrikan, serta teknisi berpengalaman yang mampu mengecek performa sensor dan sistem alarm.
6. Apakah jasa kalibrasi profesional bisa membantu perpanjang umur sensor?
Bisa. Kalibrasi profesional biasanya tidak hanya mengatur pembacaan sensor, tetapi juga mencakup pengecekan kondisi sensor, kebersihan unit, respon alarm, dan potensi kerusakan sejak dini sehingga sensor lebih awet.
7. Apakah kalibrasi profesional selalu mendapatkan sertifikat?
Sebagian besar layanan profesional menyediakan sertifikat kalibrasi dan laporan hasil pengecekan, yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan compliance industri, audit internal, maupun audit eksternal.
8. Apakah PT Adhigana Perkasa Mandiri menyediakan jasa kalibrasi gas detector profesional?
Ya. PT Adhigana Perkasa Mandiri melayani jasa kalibrasi gas detector profesional, baik portable gas detector maupun fixed gas detector, untuk kebutuhan industri migas, manufaktur, petrokimia, dan area confined space.
9. Gas detector apa saja yang bisa dikalibrasi di Adhigana?
Adhigana dapat menangani kalibrasi berbagai gas detector seperti Honeywell BW Clip, BW Solo, MicroClip XL, Honeywell Sensepoint XCD, serta tipe gas detector industri lainnya sesuai kebutuhan proyek.
10. Kesimpulannya, mana pilihan terbaik untuk perusahaan?
Pilihan terbaik adalah kombinasi: kalibrasi mandiri untuk pengecekan rutin, lalu kalibrasi profesional secara berkala untuk validasi akurasi dan sertifikasi resmi. Cara ini paling aman, efisien, dan sesuai standar industri







