Keselamatan kerja di laboratorium adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap pekerja laboratorium. Salah satu cara untuk memastikan keselamatan adalah dengan memahami dan mematuhi simbol-simbol keselamatan yang ada. Simbol-simbol ini memberikan informasi penting tentang potensi bahaya dan tindakan pencegahan yang harus diambil. Berikut adalah 9 simbol keselamatan kerja di laboratorium yang harus diketahui.
Pengertian Keselamatan Kerja di Laboratorium
Keselamatan kerja di laboratorium adalah rangkaian tindakan dan prosedur yang bertujuan untuk melindungi pekerja, peneliti, dan lingkungan dari bahaya yang terkait dengan aktivitas di laboratorium. Ini mencakup penggunaan peralatan pelindung diri, pemahaman tentang bahan kimia, serta pengetahuan tentang simbol-simbol keselamatan yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko.
Baca juga : Bahaya Gas HCN (Sianida): Dampak, Sumber, dan Langkah Pencegahannya
Simbol – Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium

Nah ini dia beberepa simbol-simbol keselamatan kerja yang perlu diperhatikan, diantaranya :
1. Simbol Bahan Kimia Berbahaya (Hazardous Chemicals)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan kimia yang digunakan berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan atau lingkungan. Bahan kimia dengan simbol ini dapat bersifat toksik, korosif, atau mudah terbakar. Penting untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menangani bahan kimia berbahaya ini.
2. Simbol Zat Mudah Terbakar (Flammable)
Simbol ini menunjukkan bahwa zat yang digunakan mudah terbakar dan dapat menyebabkan kebakaran jika tidak ditangani dengan benar. Zat mudah terbakar termasuk pelarut organik, gas mudah terbakar, dan bahan kimia yang dapat memicu kebakaran. Hindari sumber panas dan nyala api saat bekerja dengan zat ini.
3. Simbol Zat Korosif (Corrosive)
Simbol zat korosif menunjukkan bahwa bahan tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada kulit, mata, dan jaringan tubuh lainnya. Bahan korosif juga dapat merusak peralatan laboratorium. Selalu gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan apron tahan kimia saat bekerja dengan zat korosif.
4. Simbol Zat Toksik (Toxic)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut beracun dan dapat menyebabkan keracunan jika terhirup, tertelan, atau terserap melalui kulit. Bahan toksik dapat memiliki efek jangka pendek atau jangka panjang pada kesehatan. Gunakan alat pelindung diri dan pastikan ventilasi yang baik saat menangani bahan toksik.
5. Simbol Gas Bertekanan (Compressed Gas)
Simbol gas bertekanan menunjukkan bahwa gas yang disimpan dalam tabung bertekanan tinggi dan dapat berbahaya jika terjadi kebocoran atau ledakan. Tabung gas bertekanan harus ditangani dengan hati-hati, disimpan dalam posisi tegak, dan dijauhkan dari sumber panas.
6. Simbol Zat Radioaktif (Radioactive)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan yang digunakan bersifat radioaktif dan dapat memancarkan radiasi berbahaya. Radiasi dapat menyebabkan kerusakan pada sel dan jaringan tubuh, serta meningkatkan risiko kanker. Penting untuk menggunakan perisai radiasi, alat pelindung diri, dan mengikuti prosedur keselamatan radiasi saat bekerja dengan zat radioaktif.
7. Simbol Biohazard (Bahaya Biologis)
Simbol biohazard menunjukkan bahwa bahan yang digunakan mengandung agen biologis yang dapat menyebabkan infeksi atau penyakit pada manusia. Bahan ini termasuk mikroorganisme patogen, kultur sel, dan produk biologis. Gunakan teknik aseptik, alat pelindung diri, dan disposisi yang aman untuk bahan biologis.
8. Simbol Bahan Oksidator (Oxidizer)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan tersebut dapat menyebabkan atau memperburuk kebakaran dengan memberikan oksigen. Bahan oksidator harus disimpan terpisah dari bahan mudah terbakar dan ditangani dengan hati-hati untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
9. Simbol Bahan Berbahaya untuk Lingkungan (Environmental Hazard)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan tersebut berbahaya bagi lingkungan dan dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem jika dilepaskan ke lingkungan. Bahan ini termasuk pestisida, logam berat, dan bahan kimia yang tidak mudah terurai. Pastikan untuk membuang bahan ini dengan cara yang benar dan sesuai dengan regulasi lingkungan.
Baca juga : 6 Fungsi Gas Detector yang Harus Anda Ketahui
Pentingnya Memahami Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium

1. Mencegah Kecelakaan dan Cedera : Dengan memahami simbol keselamatan, pekerja laboratorium dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari kecelakaan dan cedera. Misalnya, menggunakan APD yang sesuai saat menangani bahan kimia berbahaya dapat mencegah kontak kulit atau inhalasi zat berbahaya.
2. Melindungi Kesehatan Pekerja : Simbol keselamatan memberikan informasi penting tentang potensi bahaya kesehatan dari bahan kimia dan agen biologis. Dengan mengetahui risiko ini, pekerja dapat mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka, seperti menggunakan alat pelindung diri dan mengikuti prosedur keselamatan.
3. Memastikan Kepatuhan dengan Regulasi : Laboratorium harus mematuhi berbagai regulasi keselamatan dan kesehatan kerja. Memahami dan mematuhi simbol keselamatan membantu laboratorium memenuhi persyaratan ini dan menghindari sanksi atau penalti.
4. Meningkatkan Kesadaran Keselamatan : Simbol keselamatan membantu meningkatkan kesadaran tentang bahaya potensial dan pentingnya keselamatan di laboratorium. Dengan meningkatkan kesadaran ini, budaya keselamatan dapat ditanamkan di antara pekerja laboratorium, yang pada gilirannya mengurangi risiko kecelakaan.
Baca juga : Multi Gas Detector: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Manfaatnya
Kesimpulan
Simbol keselamatan kerja di laboratorium adalah alat penting yang memberikan informasi tentang potensi bahaya dan tindakan pencegahan yang harus diambil. Memahami dan mematuhi simbol-simbol ini adalah langkah penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan laboratorium. Dengan mengenali 9 simbol keselamatan kerja yang telah dibahas di atas, pekerja laboratorium dapat bekerja dengan lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan serta cedera. Pastikan untuk selalu memperhatikan simbol-simbol keselamatan ini dan mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
Tingkatkan Keselamatan di Laboratorium Anda dengan Gas Detector!
Dapatkan gas detector untuk sistem deteksi gas Anda, hanya di PT Adhigana Perkasa Mandiri! Selain sebagai distributor resmi untuk merek terkemuka seperti Riken Keiki, Honeywell, dan RAE, komitmen kami bukan hanya sebatas penjualan. Kami memberikan layanan purna jual yang unggul dengan sales dan staff admin yang ramah dan professional. Jangan ragu untuk mengunjungi situs kami di www.adhiganacorp.com atau hubungi kami di nomor telepon yang tertera di website.
FAQ Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium
1. Apa yang dimaksud dengan simbol keselamatan kerja di laboratorium?
Simbol keselamatan kerja di laboratorium adalah tanda atau pictogram yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai potensi bahaya dari bahan kimia, peralatan, atau kondisi tertentu di lingkungan laboratorium. Simbol ini membantu pekerja mengenali risiko dan menentukan tindakan pencegahan yang sesuai.
2. Apa saja simbol keselamatan kerja yang umum ditemukan di laboratorium?
Beberapa simbol yang umum ditemukan antara lain simbol bahan mudah terbakar, korosif, beracun, gas bertekanan, oksidator, bahaya kesehatan, bahaya lingkungan, dan simbol bahaya lainnya. Untuk bahan kimia, simbol dapat mengikuti sistem klasifikasi dan pelabelan seperti GHS (Globally Harmonized System).
3. Apa arti simbol api pada bahan kimia?
Simbol api menunjukkan bahwa suatu bahan memiliki sifat mudah terbakar. Bahan dengan simbol ini harus dijauhkan dari sumber api, panas, percikan, dan sumber penyalaan lainnya sesuai petunjuk pada label dan Safety Data Sheet (SDS).
4. Apa arti simbol tengkorak dan tulang bersilang?
Simbol tengkorak dan tulang bersilang menunjukkan bahaya toksisitas akut pada kategori tertentu. Paparan bahan dengan simbol ini dapat menyebabkan efek kesehatan serius, sehingga penanganannya harus mengikuti prosedur keselamatan, label, dan SDS.
5. Apa arti simbol gas bertekanan?
Simbol tabung gas menunjukkan bahwa suatu produk mengandung gas bertekanan. Tabung atau wadah harus ditangani dan disimpan sesuai prosedur karena tekanan, panas, atau kondisi tertentu dapat menimbulkan risiko.
6. Apakah simbol keselamatan sama dengan simbol K3?
Tidak selalu. Simbol keselamatan di laboratorium dapat mencakup simbol bahaya bahan kimia, tanda keselamatan kerja, tanda penggunaan APD, maupun simbol bahaya khusus lainnya. Simbol GHS secara khusus digunakan untuk mengkomunikasikan bahaya bahan kimia melalui label dan informasi keselamatan.
7. Apakah simbol bahaya sudah cukup untuk mengetahui risiko suatu bahan kimia?
Tidak. Simbol memberikan informasi awal mengenai jenis bahaya, tetapi pengguna tetap perlu membaca label secara lengkap dan Safety Data Sheet (SDS) untuk mengetahui informasi seperti bahaya spesifik, penanganan, penyimpanan, APD, tindakan pertolongan pertama, dan prosedur saat terjadi tumpahan.
8. Apakah semua bahan kimia di laboratorium membutuhkan gas detector?
Tidak semua bahan kimia membutuhkan gas detector. Penggunaan gas detector bergantung pada hasil identifikasi bahaya dan potensi paparan gas atau uap berbahaya di area kerja. Gas detector dapat digunakan ketika terdapat risiko seperti gas beracun, gas mudah terbakar, atau kekurangan oksigen yang perlu dipantau.






