fbpx
LOGO Adhigana Perkasa
LOGO Adhigana Perkasa

PT ADHIGANA

6 Fungsi Gas Detector yang Harus Anda Ketahui

Friday, 23 February 2024Tari
portable gas detector, fungsi gas detector, gas sensor

Gas detector dibagi menjadi 3 jenis yaitu portable gas detector, fixed system gas detector, dan transportable gas detector. Apa yang membedakan dari ketiga jenis gas detektor tersebut?

Secara garis besar, portable gas detector digunakan untuk perlindungan nyawa pekerja misalkan digunakan oleh petugas pemadam kebakaran atau pekerja di pertambangan. Kemudian, gas detector fixed system digunakan untuk melindungi area biasanya dipasang di dinding, langit-langit kantor, hingga kitchen hotel. Gas detector transportable digunakan untuk pekerjaan yang berpindah-pindah/moving. Ketiga jenis alarm memiliki cara kerja yang sama, yaitu saat gas berbahaya terdeteksi oleh unit gas detector, alat ini akan memberikan alarm peringatan berupa suara atau lampu yang berkedap kedip sebagai tanda terdeteksinya kebocoran gas sehingga semua orang akan mengambil tindakan untuk penyelamatan diri segera mungkin.

Gas Detector Berdasarkan Jenis Gasnya

Baik itu single gas atau multigas detector, keduanya dapat dikelompokkan sesuai jenis gas yang akan dideteksi. Berikut beberapa jenis gas detector yang biasa digunakan untuk mendeteksi gas berbahaya di lingkungan sekitar.

Combustible Gas Detector

Combustible atau flammable gas detector adalah perangkat yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan gas-gas yang mudah terbakar (combustible gases) di lingkungan. Beberapa contoh gas yang mudah terbakar adalah metana, propana, butana, hidrogen, etilena, dan masih banyak lagi.

Toxic Gas Detector

Jenis yang kedua yaitu toxic gas detector, ini adalah alat yang mendeteksi keberadaan gas-gas beracun atau gas berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia dalam lingkungan. Contoh gas beracun yang dapat dideteksi oleh alat ini antara lain karbon monoksida, amonia, karbon dioksida, hidrogen sulfida, klorin, dan banyak lagi.

VOC Gas Detector

Ini adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan senyawa organik volatil dalam udara. Contoh gas VOC adalah benzene, formaldehida, dan methylene chloride.

Multi-Gas Detector

Dirancang untuk mendeteksi beberapa jenis gas secara bersamaan. Ini sangat berguna di lingkungan yang berisiko tinggi karena berbagai jenis gas yang dapat hadir secara bersamaan.

Lihat juga video tips: Hal yang Harus Diperhatikan pada Gas Detector

Apa Fungsi Gas Detector?

Di postingan sebelumnya, kita sudah membahas tentang apa itu gas detector dan jenis gas detector. Mungkin Anda masih binggung, sebenarnya apa fungsi dari gas detector?

Berikut adalah fungsi gas detector yang perlu Anda ketahui:

  • Keselamatan Kerja. Gas detector digunakan untuk memantau keberadaan gas berbahaya seperti gas beracun, gas mudah terbakar, penipisan atau kelebihan oksigen dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan pekerja.
  • Pencatatan atau Perekam Data. Alat ini dapat digunakan sebagai pencatatan atau perekam data secara realtime dimana untuk pembacaan konsentrasi gas akan tercatat dalam alat tersebut.
  • Perlindungan Lingkungan. Gas detector digunakan untuk memantau gas beracun di lingkungan yang dapat merusak tanaman dan hewan.
  • Perlindungan Aset. Gas detector akan memberikan informasi dini sebelum terjadi resiko kebakaran atau ledakan.
  • Pemeliharaan Peralatan. Alat ini akan memeriksa kualitas udara di sekitar peralatan seperti pada tangki penyimpanan, pipa gas, dan alat pengukur gas lainnya.
  • Pemantauan Proses Produksi. Ini berarti, gas detector digunakan untuk memantau kadar gas dalam proses produksi untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan dengan aman dan efisien.

2 Jenis Sensor Pada Gas Detector

  • Sensor InfraRed (IR)

Sensor ini dibutuhkan untuk pengambilan sample pada ruang terbatas (confined space) atau pada tangki penyimpanan yang rentan terhadap kekurangan oksigen. Jenis sensor ini akan bekerja di atmosfer yang benar-benar lembam sehingga tidak memerlukan oksigen. Sensor InfraRed tidak memerlukan kalibrasi untuk memastikan gas detector bekerja dengan baik karena dalam pengembangan sensor IR saat ini dapat kebal terhadap keracunan.

  • Sensor Pellistor

Sensor ini biasanya digunakan pada jenis gas detector portable yang menggunakan sensor LEL pellistor/catalytic bead. Perlu Anda ketahui, bahwa sebagian besar sensor pellistor memiliki lifetime 3 tahun dan setelah itu perlu diganti. Berbeda dengan sensor InfraRed, sensor pellistor perlu dikalibrasi karena sensor ini dapat diracuni oleh berbagai hal. Apabila sensor sudah terkontaminasi racun, kemungkinan pembacaan gas berbahaya tidak maksimal dan seiring berjalannya waktu sensor tidak responsive. Sehingga diperlukan kalibrasi gas detector secara rutin untuk memastikan bahwa sensor telah melakukan pembacaan gas secara akurat.

Dapatkan Alat Deteksi Gas Dengan Harga Terbaik

Temukan keamanan dan ketenangan pikiran dengan membeli gas detector dari PT Adhigana Perkasa Mandiri, distributor resmi yang telah terbukti dan dipercaya. Dapatkan gas detector berkualitas tinggi dengan harga kompetitif, serta layanan purna jual yang andal dan responsif. Hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut.

5/5 - (2 votes)

Share Artikel ini

crossmenu