fbpx
LOGO Adhigana Perkasa
LOGO Adhigana Perkasa

PT ADHIGANA

Gas Detector: Menghindari Kecelakaan Kerja dan Bahaya Confined Spaces (e.g. Kontainer Limbah)

Tuesday, 11 April 2023Tari
Bahaya confined spaces

Tragedi Bahaya Confined Spaces

Baru-baru ini telah terjadi kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) pada Jumat (24 Februari 2023). Kecelakaan kerja ini diduga karena unsur kelalaian pekerja yang memasuki ruang terbatas dalam hal ini kontainer limbah tanpa menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Untuk berita selengkapnya, Anda dapat membaca berita lengkapnya di sini.

Berdasarkan berita yang beredar, kecelakan kerja tersebut terjadi karena pekerja memasuki kontainer limbah tanpa alat safety yang lengkap dan sesuai standar. Sehingga dari ketiganya diduga tewas karena menghirup limbah beracun H2S (Hidrogen Sulfida). Kejadian ini sangat disayangkan, karena tidak adanya tindakan preventif hingga menyebabkan kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja.

Seperti yang kita ketahui, bahwa bahaya confined spaces mengandung sumber bahaya seperti kontaminasi gas beracun, terjadinya oksigen defisiensi atau sebaliknya kadar oksigen yang berlebih.
Sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Keteganakerjaan NO. KEP 113/DJPPK/IX/2006 tentang Pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Ruang Terbatas (Confined Spaces) bahwa ada hal yang harus dilakukan untuk mencegah kecelakaan kerja terjadi.

Seperti pada bagian 3.2.4.6 Alat perlindungan diperlukan sebagaimana diatur dalam paragraph 3.2.3. Salah satu alat safety yang dibutuhkan saat pekerja berada di ruang terbatas yaitu gas detector.

Baca juga : Pertolongan Pertama Menghirup Gas Beracun: Panduan Lengkap

Apa Itu Confined Space

confined space adalah
Sumber : Pinterest

Confined space atau ruang terbatas, adalah area yang memiliki pembatasan akses masuk dan keluar serta tidak dirancang untuk digunakan secara terus-menerus oleh manusia. Berbagai ahli dan lembaga memiliki definisi yang serupa terkait dengan karakteristik ruang ini:

Menurut OSHA (Occupational Safety and Health Administration), confined space memiliki tiga karakteristik utama: memiliki ukuran yang memadai untuk pekerja masuk dan melakukan tugas tertentu, memiliki akses yang terbatas, dan tidak dirancang untuk hunian atau pekerjaan konstan.

Menurut NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health), confined space adalah ruang yang cukup besar untuk diakses pekerja dan melakukan pekerjaan, tetapi memiliki akses terbatas dan tidak diperuntukkan untuk pemakaian berkelanjutan.

Ciri-ciri Confined Space

Bahaya yang terkait dengan confined space (ruang terbatas) sangat serius dan dapat mengancam keselamatan serta kesehatan pekerja yang masuk atau bekerja di dalamnya. Berikut adalah beberapa bahaya utama yang terkait dengan confined space:

Kekurangan Oksigen:

Salah satu risiko utama adalah kurangnya oksigen di dalam ruang terbatas, yang bisa disebabkan oleh ventilasi yang tidak memadai atau keberadaan gas lain yang menggantikan oksigen. Kondisi ini dapat mengakibatkan pingsan, kerusakan otak, bahkan kematian jika tidak segera diatasi.

Gas Beracun atau Mudah Terbakar:

Confined space dapat mengandung gas beracun seperti hidrogen sulfida (H2S), karbon monoksida (CO), atau gas-gas lain yang bisa menyebabkan keracunan atau bahkan ledakan atau kebakaran jika terjadi.

Bahaya Kimia:

Terdapat risiko paparan terhadap bahan kimia berbahaya seperti asam, alkali, atau bahan beracun lainnya yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan.

Bahaya Fisik:

Struktur fisik dari confined space dapat menyebabkan bahaya seperti tertutupnya atau tersedotnya pekerja oleh benda padat, risiko jatuh dari ketinggian atau tergelincir, serta bahaya lain yang terkait dengan kondisi fisik ruang tersebut.

Risiko Kebakaran dan Ledakan:

Kondisi kurang ventilasi dan keberadaan gas yang mudah terbakar dapat meningkatkan risiko kebakaran atau ledakan yang serius.

Kehadiran Mikroba atau Kontaminan Biologis:

Beberapa confined space seperti tangki air atau sistem sanitasi juga dapat mengandung mikroba atau kontaminan biologis yang dapat menyebabkan penyakit infeksi jika tidak diatasi dengan tepat.

Keterbatasan Akses dan Evakuasi:

Akses yang terbatas dan struktur kompleks dari confined space dapat menghambat evakuasi cepat dalam situasi darurat, meningkatkan risiko cedera atau kematian saat keadaan darurat terjadi.

Kondisi Lingkungan Ekstrim:

Beberapa confined space memiliki kondisi lingkungan yang ekstrim seperti suhu yang sangat tinggi atau rendah, kelembaban tinggi, atau tekanan yang tidak stabil, yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan pekerja.

Penting untuk memahami dan mengidentifikasi potensi bahaya ini sebelum memasuki atau bekerja di dalam confined space. Langkah-langkah pencegahan yang tepat, seperti penilaian risiko, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, dan pelatihan yang komprehensif, penting untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan pekerja di lingkungan kerja yang melibatkan confined space.

Gas Detector Sebagai Alat Keselamatan Kerja

confined space artinya
Sumber : Pinterest

Dipostingan sebelumnya kita sudah membahas apa itu gas detector dan fungsi gas detector. Untuk kali ini kita akan fokus pada salah satu fungsi/manfaat adanya gas detector yaitu sebagai alat keselamatan kerja. Gas detector merupakan alat safety yang wajib dimiliki oleh pekerja yang bekerja di bidang oil dan gas, industri petrokimia hingga pekerja yang bekerja di confined space.

Unit gas detector akan mendeteksi keberadaan gas-gas di udara dan mengukur kadar gas di suatu tempat. Apabila ada gas yang terdeteksi dan melampaui ambang batas, gas detector akan mengeluarkan alarm peringatan dan lampu yang berkedap-kedip. Ini menjadi peringatan dini bagi pekerja agar segera melakukan tindakan penyelamatan diri sehingga terhindar dari dampak adanya kebocoran gas. Selain itu, ketika terdeteksi adanya kebocoran gas, mesin atau alat tertentu akan berhenti berfungsi secara otomatis. Hal ini dapat terjadi saat unit gas detector dipasang terhubung ke control system.

Baca juga : 6 Rekomendasi Portable Gas Detector Terbaik

Apa Saja Gas Yang Mampu Dideteksi Oleh Gas Detector?

Gas detector mampu mendeteksi beberapa jenis gas, antara lain sebagai berikut:

  • Gas beracun seperti karbon monoksida (CO), hidrogen sulfida (H2S)
  • Gas mudah terbakar
  • Hidrokarbon
  • Karbon dioksida
  • Penipisan dan kelebihan oksigen
  • Hidrogen sulfida

Cegah Kecelakaan Kerja Dengan Gas Detector Terbaik

Berdasarkan pembahasan yang dibahas terkait bahaya confined spaces.. masih bisa dilakukan pencegahan pastinya. Dengan membawa alat-alat pelindung seperti baju dan membawa gas detector.

Dapatkan gas detector untuk sistem deteksi gas Anda, hanya di PT Adhigana Perkasa Mandiri! Selain sebagai distributor resmi untuk merek terkemuka seperti Riken Keiki, Honeywell, dan RAE, komitmen kami bukan hanya sebatas penjualan. Kami memberikan layanan purna jual yang unggul dengan sales dan staff admin yang ramah dan professional. Jangan ragu untuk mengunjungi situs kami di www.adhiganacorp.com atau hubungi kami di nomor telepon yang tertera di website.

5/5 - (1 vote)

Share Artikel ini

crossmenu