Beli 2 BW Max XT II, Cash Back 500 Ribu !!
Get Offer!

Perbedaan Kalibrasi dan Bump Test Pada Gas Detector

Wednesday, 27 August 2025Siti Eti Fatimah
kalibrasi gas detector, bump test gas detector

Untuk menjaga agar gas detector berfungsi dengan optimal, diperlukan pemeriksaan rutin secara berkala. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan melalui dua metode, yaitu kalibrasi dan bump test. Keduanya memiliki peran berbeda dalam memastikan alat deteksi gas tetap andal dan akurat saat digunakan. Kalibrasi gas detector adalah proses penyetelan ulang parameter dan kinerja alat secara menyeluruh agar hasil pembacaan konsentrasi gas tetap tepat. Sementara itu, bump test berfokus pada pengecekan fungsi dasar secara cepat, mirip seperti pengecekan pintu yang sudah terkkunci sebelum Anda pergi meninggalkan rumah.

Simak artikel berikut unutk penjelasn lebih lengkapnya.

Apa itu Bump Test Pada Gas Detector?

Bump test adalah proses pengujian cepat untuk memastikan sensor dan alarm pada gas detector masih bekerja dengan baik. Berbeda dengan kalibrasi yang menyesuaikan sensor, bump test hanya memastikan bahwa sensor merespons ketika terkena gas berbahaya. Analogi mudah untuk memahaminya adalah bayangkan seperti Anda menekan tombol bel rumah. Anda tidak memperbaiki belnya, hanya mengecek apakah bel masih berbunyi ketika ditekan. Itulah prinsip bump test.

Namun, perlu diingat bahwa bump test tidak mengukur akurasi deteksi gas, itu merupakan tugas kalibrasi.

Detektor gas sering digunakan di lingkungan ekstrem seperti suhu tinggi, kelembapan, debu, lumpur, atau bahkan sering terjatuh. Kondisi ini bisa menyebabkan sensor rusak, filter tersumbat, atau gas tidak terdeteksi dengan benar. Karena itu, produsen menyarankan bump test setiap kali sebelum penggunaan agar alat tetap andal dalam kondisi apa pun.

Baca juga: Kompetensi Teknisi Kalibrasi Gas Detector Untuk Menjaga Keandalan dan Keakuratan

Cara Melakukan Bump Test

Terdapat dua cara utama:

  1. Manual

    Menggunakan tabung gas kalibrasi yang dilengkapi regulator, selang, dan adaptor. Setelah mode bump test diaktifkan, gas dialirkan ke sensor. Jika detektor mengeluarkan alarm, maka perangkat dianggap berfungsi dengan baik.
  2. Otomatis (Docking Station)

    Detektor cukup ditempatkan pada docking station. Alat ini akan secara otomatis mengalirkan gas uji, mengisi daya baterai, melakukan kalibrasi, sekaligus merekam hasil pengujian harian.

Baca juga: Pentingnya Sertifikasi Kalibrasi KAN dalam Industri dan Keselamatan

Apa Perbedaan Kalibrasi dan Bump Test?

Kalibrasi gas detector dan bump test adalah dua proses penting dalam memastikan kinerja yang akurat dan andal dari alat deteksi gas. Perbedaan antara kalibrasi gas detector dan bump test antara lain sebagai berikut:

Kalibrasi

  • Kalibrasi gas detector adalah proses untuk memeriksa dan menyesuaikan ulang alat deteksi gas agar memberikan pembacaan yang akurat terhadap tingkat konsentrasi gas yang ada di sekitarnya.
  • Kalibrasi dilakukan dengan menggunakan gas kalibrasi yang diketahui konsentrasinya dengan pasti, biasanya gas dengan konsentrasi yang diketahui dan terukur.
  • Proses ini dilakukan secara menyeluruh dan membutuhkan pengaturan ulang parameter internal alat deteksi gas, seperti sensitivitas dan ambang batas.
  • Kalibrasi biasanya dilakukan oleh teknisi yang terlatih atau laboratorium kalibrasi yang terakreditasi. Seperti laboratorium PT Adhigana Perkasa Mandiri yang sudah bersertifikat KAN ISO 9001.
  • Tujuan utama dari kalibrasi gas detector adalah untuk memastikan bahwa alat tersebut memberikan pembacaan yang akurat dan andal terhadap gas berbahaya. Kalibrasi yang teratur diperlukan untuk memastikan keandalan dan keakuratan deteksi gas, dan juga untuk memenuhi persyaratan peraturan dan standar keamanan yang berlaku.

Baca juga : Langkah-Langkah Cara Kalibrasi Gas Detector

Bump Test

  • Bump test adalah proses sederhana untuk memeriksa fungsi dasar alat deteksi gas dan memastikan bahwa sensor masih merespons gas yang dideteksinya.
  • Proses ini melibatkan paparan singkat alat deteksi gas terhadap gas kalibrasi atau gas tes dengan konsentrasi rendah.
  • Tujuan dari bump test adalah untuk memverifikasi bahwa sensor gas masih berfungsi, alarm berbunyi, dan alat deteksi memberikan respons yang sesuai terhadap paparan gas.
  • Biasanya dilakukan sebelum penggunaan alat deteksi gas pada setiap hari kerja atau sebelum memasuki area yang berpotensi terpapar gas berbahaya.
  • Proses ini dapat dilakukan oleh pengguna alat deteksi gas sendiri dan tidak memerlukan kalibrasi resmi.

Berapa Lama Gas Detector Harus Dikalibrasi?

Secara umum, kalibrasi gas detector biasanya dilakukan setidaknya satu kali dalam setahun untuk menjaga dan memastikan akurasinya. Namun, dalam beberapa kasus, kalibrasi dapat dilakukan setiap 3 atau 6 bulan tergantung pada faktor tertentu, seperti:

  • Rekomendasi dari produsen gas detector biasanya memberikan rekomendasi tentang jangka waktu antara setiap kalibrasi.
  • Lingkungan di mana gas detector digunakan dapat memengaruhi frekuensi kalibrasi yang diperlukan. Jika alat digunakan dalam lingkungan ekstrem dengan paparan gas yang tinggi maka kalibrasi lebih sering dilakukan.
  • Persyaratan peraturan atau kebijakan beberapa industri mengharuskan kalibrasi gas detector dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, industri minyak dan gas, pertambangan, atau industri kimia dapat memiliki persyaratan khusus terkait kalibrasi alat deteksi gas.

Baca juga: Berikut 6 Tips Memilih Jasa Kalibrasi Gas Detector  yang Harus Anda Ketahui

Kalibrasi Gas Detector Terpercaya dan Terbaik di Adhigana Perkasa Mandiri

jasa-kalibrasi-gas-detector

Keselamatan kerja adalah prioritas utama, terutama di lingkungan yang berisiko tinggi terhadap kebocoran gas berbahaya. Prosedur bump test harus menjadi bagian dari rutinitas setiap hari sebelum mulai kerja, sama pentingnya seperti mengenakan seat belt atau mengecek ponsel sebelum keluar. Dengan antisipasi ini, Anda memastikan bahwa detektor gas dapat diandalkan di saat dibutuhkan

Kebocoran gas tidak hanya berdampak pada kerugian material, tetapi juga dapat mengancam nyawa pekerja. Oleh karena itu, selain bump test penggunaan layanan kalibrasi gas detector yang terpercaya dan sesuai standar KAN menjadi hal yang sangat penting.

PT Adhigana Perkasa Mandiri, sebagai laboratorium kalibrasi gas detector yang telah terakreditasi, hadir untuk memberikan layanan kalibrasi yang akurat, cepat, dan sesuai standar internasional. Dengan dukungan teknisi berpengalaman serta peralatan modern, Adhigana Perkasa Mandiri memastikan gas detector Anda:

  • Tetap akurat dalam pembacaan gas.
  • Andal digunakan di berbagai kondisi kerja.
  • Memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja di lapangan.
  • Kalibrasi 1x24 jam

Dengan melakukan kalibrasi secara rutin bersama PT Adhigana Perkasa Mandiri, Anda tidak hanya memenuhi standar keselamatan kerja, tetapi juga menjaga produktivitas perusahaan tetap berjalan tanpa gangguan akibat potensi kecelakaan kerja. Hubungi tim kami untuk konsultasi dan booking jadwal kalibrasi gas detector!

Referensi:

  • https://www.indsci.com/en/blog/bump-testing-gas-detectors-should-be-second-nature 

Share Artikel ini

crossmenu