Beli 2 BW Max XT II, Cash Back 500 Ribu !!

Updated! Panduan Lengkap dan Cara Kerja Gas Detector Fix System

panduan lengkap fixed gas detector

Fixed gas detector tersedia dalam berbagai jenis dan model yang berbeda, tergantung pada jenis gas yang dideteksi, ruang lingkup penggunaannya, dan fitur tambahan yang dimiliki. Beberapa jenis gas detector fix system dapat mendeteksi satu jenis gas, sedangkan yang lain dapat mendeteksi beberapa jenis gas. Beberapa fitur tambahannya, seperti adanya display digital, alarm suara, alarm cahaya, atau fitur komunikasi yang memungkinkan sistem untuk terhubung dengan sistem manajemen gas yang lebih besar. Manajemen gas yang lebih besar disini maksudnya sistem keamanan, sistem otomatisasi bangunan, atau sistem manajemen lingkungan.

Baca juga: Tipe Gas Detector Berdasarkan Fungsi, Sensor dan Jenis Gas yang Dideteksi

Pengertian Fixed Gas Detector

Gas detector fix system adalah jenis alat detektor gas yang dirancang untuk dipasang secara permanen di area tertentu sehingga unit ini tidak dapat dipindah-pindahkan. Detektor gas tetap (fixed) digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas berbahaya, seperti gas yang mudah terbakar, gas beracun, dan gas korosif, di lingkungan industri atau komersial.

Dimana Peletakkan Gas Detector Fix System?

Gas detector fix system dipasang secara permanen di area yang memerlukan pengawasan gas secara terus-menerus. Beberapa contoh lokasi yang biasanya dipasang fixed gas detector antara lain:

  • Instalasi pembangkit listrik: gas detector dapat dipasang di ruang mesin atau saluran pembuangan.
  • Laboratorium: gas detector dapat dipasang di area yang digunakan untuk meneliti atau mengolah bahan kimia.
  • Pabrik dan gudang: gas detector dapat dipasang di area yang memproduksi atau menyimpan gas berbahaya, seperti bahan kimia, bahan bakar, atau bahan peledak.
  • Pemadam kebakaran: gas detektor dapat dipasang di mobil pemadam kebakaran untuk mendeteksi gas berbahaya di lokasi kebakaran.
  • Rumah sakit: gas detektor dapat dipasang di area yang memerlukan pengawasan gas berbahaya, seperti ruang operasi atau ruang sterilisasi.

Baca  juga: Panduan Lengkap Cara Menggunakan Portable Gas Detector

Komponen Utama Gas Detector Fixed System

Gas detector fixed system pastinya memimiliki berbagai macam komponen, sehingga menjadikannya handal dalam medeteksi berbagai macam gas beracun. Komponen diantaranya adalah :

1. Sensor Gas

Sensor gas adalah komponen inti dalam sistem ini. Ada berbagai jenis sensor gas, masing-masing dengan prinsip kerja yang berbeda. Misalnya:

  • Sensor Elektro-Kimia: Mendeteksi gas melalui reaksi kimia yang menghasilkan arus listrik.
  • Sensor Inframerah (IR): Mendeteksi perubahan dalam spektrum inframerah yang disebabkan oleh keberadaan gas.
  • Sensor Katalitik: Menggunakan reaksi katalitik untuk mendeteksi gas mudah terbakar.
  • Sensor Ultrasonik: Mendeteksi suara ultrasonik yang dihasilkan oleh kebocoran gas.

2. Kontroler

Kontroler adalah unit yang menerima sinyal dari sensor gas dan memprosesnya. Kontroler ini biasanya dilengkapi dengan layar tampilan untuk menampilkan data secara real-time dan memicu alarm jika konsentrasi gas melebihi ambang batas yang telah ditetapkan.

3. Alarm dan Indikator

Sistem peringatan ini sangat penting untuk memberikan informasi langsung tentang keberadaan gas berbahaya. Alarm dan indikator biasanya berupa bunyi keras atau cahaya yang berkedip, memberi tahu pekerja tentang potensi bahaya.

4. Power Supply

Sumber daya yang andal sangat penting untuk memastikan bahwa sistem deteksi gas dapat beroperasi tanpa henti. Power supply ini bisa berupa baterai atau sambungan listrik langsung.

Baca juga: Fixed System vs Portable Gas Detector – Apa Perbedaan Keduanya?

Bagaimana Cara Kerja Gas Detektor Fix System?

Gas detector fix system bekerja dengan mendeteksi keberadaan gas berbahaya di lingkungan sekitar dan memberikan peringatan jika konsentrasinya mencapai tingkat yang membahayakan. Langkah-langkah kerja gas detector fix system antara lain:

  • Sensor yang dipasang di gas detector fix system akan mendeteksi keberadaan gas di lingkungan sekitar.
  • Setelah mendeteksi gas, sensor mengubah sinyal menjadi bentuk yang dapat diproses oleh unit pengendali.
  • Kemudian, unit pengendali menganalisis sinyal dari sensor dan membandingkannya dengan ambang batas konsentrasi gas yang telah ditentukan. Jika konsentrasi gas mencapai atau melebihi ambang batas, sistem memberikan peringatan.
  • Gas detector fix system akan memberikan peringatan seperti alarm suara, alarm cahaya, atau display digital.

Keunggulan Gas Detector Fixed System

Gas detector fixed system ini juga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :

Keunggulan

  1. Monitoring Kontinu: Sistem ini dapat memantau lingkungan secara terus-menerus.
  2. Respons Cepat: Memberikan respons cepat terhadap kebocoran gas, mengurangi risiko insiden berbahaya.
  3. Integrasi Sistem Keselamatan: Bisa dihubungkan dengan sistem keselamatan lain untuk tindakan pencegahan otomatis.

Baca juga: 7 Rekomendasi Fixed Gas Detector Terbaik

 

FAQ

1. Apa itu gas detector fix system?

Gas detector fix system adalah sistem deteksi gas yang dipasang secara permanen di area tertentu untuk memantau keberadaan gas berbahaya secara terus-menerus dan memberikan peringatan dini saat terjadi kebocoran gas.

2. Bagaimana cara kerja gas detector fix system?

Gas detector fix system bekerja dengan mendeteksi gas melalui sensor, mengubah sinyal gas menjadi sinyal listrik, lalu memproses data tersebut di control panel. Jika konsentrasi gas melebihi batas aman, sistem akan mengaktifkan alarm atau sistem keselamatan lainnya.

3. Komponen apa saja yang terdapat pada gas detector fix system?

Komponen utama gas detector fix system meliputi sensor gas, transmitter atau control panel, sistem alarm audio dan visual, serta output tambahan seperti relay untuk mengaktifkan exhaust fan atau sistem shutdown.

4. Gas apa saja yang dapat dideteksi oleh fixed gas detector?

Tergantung jenis sensor yang digunakan, fixed gas detector dapat mendeteksi berbagai gas berbahaya seperti hidrogen sulfida (H₂S), karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), oksigen (O₂), gas mudah terbakar seperti LPG dan metana (CH₄), serta gas beracun lainnya.

5. Apa perbedaan gas detector fix system dan portable gas detector?

Gas detector fix system dipasang secara permanen untuk memantau area tertentu secara terus-menerus, sedangkan portable gas detector bersifat portabel dan digunakan oleh individu untuk pengecekan gas secara mobile.

6. Di mana lokasi pemasangan gas detector fix system yang ideal?

Lokasi pemasangan ditentukan berdasarkan karakteristik gas yang dipantau. Gas ringan dipasang dekat plafon, gas berat dipasang dekat lantai, dan gas dengan berat jenis mendekati udara dipasang di area pernapasan manusia.

7. Mengapa gas detector fix system penting untuk keselamatan industri?

Gas detector fix system berperan penting dalam mendeteksi kebocoran gas sejak dini, mencegah kecelakaan kerja, ledakan, serta paparan gas beracun, sekaligus meningkatkan standar keselamatan dan kepatuhan K3 di lingkungan industri.

Tingkatkan Keselamatan Anda dengan Fixed Gas Detector Terbaik!

cta gas detector terbaik

Gas detector fix system dapat diprogram untuk mengatur ambang batas konsentrasi gas yang diinginkan dan jenis peringatan yang diberikan. Selain itu, sistem ini juga dapat dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti logging data, pemantauan jarak jauh, atau kontrol ventilasi otomatis. Untuk installasinya, gas detector fix system harus dipasang oleh teknisi terlatih dan sesuai dengan standar keselamatan industri dan komersial yang berlaku. 

Share Artikel ini