fbpx
LOGO Adhigana Perkasa
LOGO Adhigana Perkasa

PT ADHIGANA

Panduan Lengkap Cara Menggunakan Portable Gas Detector

Saturday, 8 April 2023Tari
cara menggunakan portable gas detector

Penggunaan Portable Gas Detector

Kebocoran gas memberikan efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar. Tentu saja ini menjadi perhatian serius bagi seseorang yang bekerja dilingkungan yang berbahaya. Adapun bahaya dari kebocoran gas bagi kesehatan manusia mulai dari sesak nafas, pusing, iritasi mata, kerusakan organ, serangan jantung bahkan kematian. Untuk lingkungan sekitar, kebocoran gas dapat menyebabkan ledakan hingga kebakaran.

Baca juga : Pertolongan Pertama Menghirup Gas Beracun: Panduan Lengkap

Pengertian Portable Gas Detector

Portable gas detector adalah alat yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan gas dalam lingkungan yang mungkin membahayakan kesehatan atau keselamatan pekerja. Untuk pemakaian portable gas detector dapat dipegang dengan tangan, dikenakan pada pakaian atau ikat pinggang. Gas detektor biasanya dioperasikan dengan baterai dan ketika ada gas berbahaya yang terdeteksi, maka alarm peringatan akan berbunyi dan lampu peringatan pada gas detektor akan berkedip. Tetapi tahukah Anda bagaimana cara menggunakan portable gas detector? Postingan ini akan memberikan jawaban atas pertanyaan Anda untuk memastikan keselamatan Anda saat berada di lingkungan berbahaya.

Pentingnya Gas Detector Di Berbagai Industri

Portable Gas Detector
Sumber : Pinterest

Setelah paham apa itu gas detector, selanjutnya Anda perlu paham juga dimana portable gas detector diperlukan?
Peralatan pendeteksi gas portable biasanya digunakan saat Anda memasuki ruang sempit (bekerja di confined space / ruang terbatas) dimana didalam ruangan tersebut kemungkinan mengandung atmosfir atau gas berbahaya yang membuat Anda kekurangan atau kelebihan oksigen, mengirimkan personel darurat ke lingkungan yang berpotensi terjadi ledakan atau kebakaran, hingga untuk menemukan adanya kebocoran gas.

Dimanakah Tempat-Tempat Yang Membutuhkan Gas Detector?

Gas detector dibutuhkan saat Anda berada di:

  • Industri oil dan gas
  • Pabrik petrokimia
  • Pabrik baja
  • Confined space/ruang terbatas, contohnya tangki penyimpanan bahan bakar, tangki penyimpanan air, kontainer, terowongan dan lain sebagainya.
  • Industri maritim (perkapalan)

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Penggunaan Portable Gas Detector

  • Pertama, Anda harus memperhatikan penggunaan dan gas apa saja yang dapat dideteksi oleh portable gas detector. Masing-masing jenis gas detector portable dirancang untuk mendeteksi satu hingga tujuh gas. Sehingga Anda harus memastikan jenis gas detektor yang Anda pilih sesuai dengan target gas di lingkungan Anda bekerja.
  • Kedua, perhatikan kondisi lingkungan dimana Anda akan menggunakan gas detector. Karena performa (sensor) portable gas detector dapat dipengaruhi oleh kelembaban, suhu, dan tekanan lingkungan sekitar.
  • Penggunaan portable gas detector sering kali dipasang di ikat pinggang, ini dapat saja dilakukan tetapi akan lebih baik apabila unit portable gas detector dipasang sedekat mungkin dengan titik masuk utama bagi racun/gas untuk masuk kedalam tubuh Anda. Misalkan, Anda dapat memasang portable gas detector dengan neck strap sehingga posisinya sedekat mungkin dengan area pernapasan - mulut dan hidung Anda.

Urutan Penggunaan Portable Gas Detector

Nah berikut urutan dalam cara menggunakan portable gas detector :

  1. Sebelum menggunakan detektor gas portabel, pastikan untuk membuka manhole terlebih dahulu dan biarkan udara di dalam ruang terbatas bersirkulasi dengan udara luar selama sekitar 1-2 jam agar oksigen dapat masuk dan gas beracun dapat keluar.
  2. Nyalakan detektor gas hingga alarm berbunyi.
  3. Ikuti petunjuk yang muncul di layar detektor gas.
  4. Detektor gas akan mulai mengidentifikasi gas di sekitar kita sesuai dengan pengaturan alat.
  5. Perhatikan kadar konsentrasi setiap gas. Jangan masuk ke dalam ruang terbatas jika kadar oksigen di bawah 20%, H2S lebih dari 10 PPM, dan kadar gas lainnya melebihi standar keselamatan dan kesehatan kerja.
  6. Jika ruang yang akan dimasuki adalah ruang tertutup seperti gorong-gorong atau memiliki kedalaman, sambungkan selang ke detektor gas untuk memeriksa kadar gas di dasar, area tengah, dan permukaan, sesuai karakter dan jenis gas, untuk memastikan ruang tersebut aman.
  7. Setelah selesai dan dipastikan aman, matikan alat dengan menekan tombol daya. Jika tidak aman, lakukan purging atau atur ventilasi udara sampai kondisi dinyatakan aman.
  8. Lakukan pengecekan berkala selama pekerja masih berada di ruang tersebut untuk mengidentifikasi kemungkinan munculnya gas-gas berbahaya.
  9. Untuk memastikan keamanan, atur ventilasi udara di area kerja supaya gas-gas yang mungkin muncul dapat tersirkulasi dengan baik ke luar.

Gas Detector Personal

Gas detector personal digunakan oleh setiap pekerja yang memasuki ruang terbatas. Tujuannya adalah untuk memberikan peringatan tentang kondisi gas di sekitar pekerja. Alat ini bersifat pasif, artinya memerlukan konsentrasi udara yang lebih tinggi untuk mendeteksi gas.

Cara Penggunaan:

  1. Nyalakan gas detector personal hingga terdengar bunyi alarm.
  2. Biarkan gas detector personal melakukan kalibrasi otomatis atau self-testing.
  3. Gas detector akan mulai mendeteksi gas-gas sesuai dengan pengaturannya dan lingkungan sekitar.
  4. Pastikan untuk mengukur kondisi gas dan udara di ruang terbatas sebelum pekerja masuk ke area tersebut, serta saat pengisian work permit (izin kerja).

Cara Kerja Gas Detector Portable

Gas detector portable adalah perangkat yang menggunakan sensor untuk mendeteksi konsentrasi gas tertentu di lingkungan sekitarnya. Sensor ini bertindak sebagai titik referensi dan skala, menghasilkan arus listrik yang dapat diukur saat terjadi reaksi kimia akibat keberadaan gas. Namun, cara kerja gas detector bisa bervariasi tergantung pada jenis sensornya.

Electrochemical Sensor

Sensor ini sangat sensitif terhadap gas berbahaya seperti karbon monoksida.

Catalytic Bead

Jenis detektor gas portabel ini biasanya mendeteksi gas yang mudah terbakar. Ini terjadi karena gas di udara bereaksi dengan kawat yang terdapat pada sensor gas detector.

Infrared Sensor

Teknologi infrared menggunakan pemancar dan penerima untuk mengukur gas di udara dengan akurat. Sensor ini biasanya digunakan untuk mendeteksi gas hidrokarbon dan gas mudah terbakar. Prinsip kerjanya menggunakan transmisi cahaya untuk menentukan jenis gas di atmosfer. Ketika konsentrasi gas berbahaya tinggi, detektor akan menyalakan alarm.

Beberapa gas detector hanya bisa mengukur satu jenis gas. Namun, ada juga gas detector portable yang bisa mengukur empat jenis gas sekaligus, seperti oksigen (O2), gas mudah terbakar, hidrogen sulfida, dan karbon monoksida.

Tingkatkan Keselamatan Anda dengan Gas Detector Terbaik!

Dapatkan portable gas detector untuk sistem deteksi gas Anda, hanya di PT Adhigana Perkasa Mandiri! Selain sebagai distributor resmi untuk merek terkemuka seperti Riken Keiki, Honeywell, dan RAE, komitmen kami bukan hanya sebatas penjualan. Kami memberikan layanan purna jual yang unggul dengan sales dan staff admin yang ramah dan professional. Jangan ragu untuk mengunjungi situs kami di www.adhiganacorp.com atau hubungi kami di nomor telepon yang tertera di website.

Urutan penggunaan portable gas detector
Sumber : Pinterest

 

5/5 - (2 votes)

Share Artikel ini

crossmenu