fbpx
LOGO Adhigana Perkasa
LOGO Adhigana Perkasa

PT ADHIGANA

Panduan Lengkap Cara Kerja Gas Detector Fix System

Monday, 15 May 2023Tari
gas detector fix system, cara kerja gas detektor

Pendahuluan : Cara Kerja Gas Detektor Fix System

Gas detector fix system adalah jenis alat detektor gas yang dirancang untuk dipasang secara permanen di area tertentu sehingga unit ini tidak dapat dipindah-pindahkan. Gas detektor fix system digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas berbahaya, seperti gas yang mudah terbakar, gas beracun, dan gas korosif, di lingkungan industri atau komersial. Alat ini dapat membantu mencegah terjadinya kecelakaan atau kerusakan yang disebabkan oleh kebocoran gas atau keberadaan gas yang berbahaya.

Gas detector fix system tersedia dalam berbagai jenis dan model yang berbeda, tergantung pada jenis gas yang dideteksi, ruang lingkup penggunaannya, dan fitur tambahan yang dimiliki. Beberapa jenis gas detector fix system dapat mendeteksi satu jenis gas, sedangkan yang lain dapat mendeteksi beberapa jenis gas. Beberapa fitur tambahannya, seperti adanya display digital, alarm suara, alarm cahaya, atau fitur komunikasi yang memungkinkan sistem untuk terhubung dengan sistem manajemen gas yang lebih besar. Manajemen gas yang lebih besar disini maksudnya sistem keamanan, sistem otomatisasi bangunan, atau sistem manajemen lingkungan.

Peletakkan Gas Detector Fix System

Gas detector fix system dipasang secara permanen di area yang memerlukan pengawasan gas secara terus-menerus. Beberapa contoh lokasi yang biasanya dipasang gas detector fix system antara lain:

  • Instalasi pembangkit listrik: gas detector dapat dipasang di ruang mesin atau saluran pembuangan.
  • Laboratorium: gas detector dapat dipasang di area yang digunakan untuk meneliti atau mengolah bahan kimia.
  • Pabrik dan gudang: gas detector dapat dipasang di area yang memproduksi atau menyimpan gas berbahaya, seperti bahan kimia, bahan bakar, atau bahan peledak.
  • Pemadam kebakaran: gas detektor dapat dipasang di mobil pemadam kebakaran untuk mendeteksi gas berbahaya di lokasi kebakaran.
  • Rumah sakit: gas detektor dapat dipasang di area yang memerlukan pengawasan gas berbahaya, seperti ruang operasi atau ruang sterilisasi.

Komponen Utama Gas Detector Fixed System

Gas detector fixed system pastinya memimiliki berbagai macam komponen, sehingga menjadikannya handal dalam medeteksi berbagai macam gas beracun. Komponen diantaranya adalah :

1. Sensor Gas

Sensor gas adalah komponen inti dalam sistem ini. Ada berbagai jenis sensor gas, masing-masing dengan prinsip kerja yang berbeda. Misalnya:

  • Sensor Elektro-Kimia: Mendeteksi gas melalui reaksi kimia yang menghasilkan arus listrik.
  • Sensor Inframerah (IR): Mendeteksi perubahan dalam spektrum inframerah yang disebabkan oleh keberadaan gas.
  • Sensor Katalitik: Menggunakan reaksi katalitik untuk mendeteksi gas mudah terbakar.
  • Sensor Ultrasonik: Mendeteksi suara ultrasonik yang dihasilkan oleh kebocoran gas.

2. Kontroler

Kontroler adalah unit yang menerima sinyal dari sensor gas dan memprosesnya. Kontroler ini biasanya dilengkapi dengan layar tampilan untuk menampilkan data secara real-time dan memicu alarm jika konsentrasi gas melebihi ambang batas yang telah ditetapkan.

3. Alarm dan Indikator

Sistem peringatan ini sangat penting untuk memberikan informasi langsung tentang keberadaan gas berbahaya. Alarm dan indikator biasanya berupa bunyi keras atau cahaya yang berkedip, memberi tahu pekerja tentang potensi bahaya.

4. Power Supply

Sumber daya yang andal sangat penting untuk memastikan bahwa sistem deteksi gas dapat beroperasi tanpa henti. Power supply ini bisa berupa baterai atau sambungan listrik langsung.

Bagaimana Cara Kerja Gas Detektor Fix System?

Gas detector fix system bekerja dengan mendeteksi keberadaan gas berbahaya di lingkungan sekitar dan memberikan peringatan jika konsentrasinya mencapai tingkat yang membahayakan. Langkah-langkah kerja gas detector fix system antara lain:

  • Sensor yang dipasang di gas detector fix system akan mendeteksi keberadaan gas di lingkungan sekitar.
  • Setelah mendeteksi gas, sensor mengubah sinyal menjadi bentuk yang dapat diproses oleh unit pengendali.
  • Kemudian, unit pengendali menganalisis sinyal dari sensor dan membandingkannya dengan ambang batas konsentrasi gas yang telah ditentukan. Jika konsentrasi gas mencapai atau melebihi ambang batas, sistem memberikan peringatan.
  • Gas detector fix system akan memberikan peringatan seperti alarm suara, alarm cahaya, atau display digital.

Keunggulan Gas Detector Fixed System

Gas detector fixed system ini juga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :

Keunggulan

  1. Monitoring Kontinu: Sistem ini dapat memantau lingkungan secara terus-menerus.
  2. Respons Cepat: Memberikan respons cepat terhadap kebocoran gas, mengurangi risiko insiden berbahaya.
  3. Integrasi Sistem Keselamatan: Bisa dihubungkan dengan sistem keselamatan lain untuk tindakan pencegahan otomatis.

Kesimpulan

Gas detector fix system dapat diprogram untuk mengatur ambang batas konsentrasi gas yang diinginkan dan jenis peringatan yang diberikan. Selain itu, sistem ini juga dapat dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti logging data, pemantauan jarak jauh, atau kontrol ventilasi otomatis. Untuk installasinya, gas detector fix system harus dipasang oleh teknisi terlatih dan sesuai dengna standar keselamatan industri dan komersial yang berlaku. Dan jangan lupa untuk kalibrasi gas detector secara rutin untuk memastikan keakuratan dan konsistensinya dalam mendeteksi gas berbahaya.

4.7/5 - (4 votes)

Share Artikel ini

crossmenu