fbpx
LOGO Adhigana Perkasa
LOGO Adhigana Perkasa

PT ADHIGANA

Apa yang Dimaksud Alarm STEL dan TWA Pada Gas Detector?

Wednesday, 7 February 2024Tari
alarm STEL dan TWA

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa paparan gas di lingkungan kerja merupakan risiko yang serius bagi kesehatan dan keselamatan pekerja. Dalam upaya untuk melindungi pekerja dari efek negatif paparan gas, gas detector menjadi salah satu perangkat yang sangat penting. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan alarm STEL dan TWA pada gas detector? Dalam artikel ini, kita akan membahas apa yang dimaksud dengan alarm STEL dan TWA, serta peran penting dari kedua jenis alarm ini dalam memantau paparan gas berbahaya di lingkungan kerja.

Apa Itu Alarm STEL dan TWA

Berikut penjelasan terkait perbedaan antara Alarm STEL dan Alarm TWA : 

Alarm STEL (Short-Term Exposure Limit)

Alarm STEL adalah mengacu pada konsentrasi gas maksimum yang diizinkan secara aman kepada pekerja dalam waktu tertentu, biasanya dalam rentang 5-20 menit. Batas paparan ini untuk melindungi pekerja dari paparan gas dalam jumlah besar dalam waktu singkat yang dapat menyebabkan efek kesehatan akut. Ketika konsentrasi gas melebihi batas STEL, alarm STEL pada gas detector akan berbunyi untuk memberi peringatan kepada pekerja agar segera mengambil tindakan pencegahan atau meninggalkan area yang berbahaya.

Alarm TWA (Time-Weighted Average)

Alarm TWA adalah mengacu pada batas paparan rata-rata gas berbahaya dalam periode waktu tertentu, biasanya dalam rentang 8 jam kerja. Rata-rata ditentukan dengan menggunakan metode Occupational Safety and Health Administration (OSHA) untuk memastikan pekerja meninggalkan suatu area ketika rata-rata maksimum terakumulasi. Batas paparan ini dirancang sebagai upaya untuk melindungi keselamatan pekerja dari paparan gas dalam jumlah cukup tinggi yang menyebabkan efek kesehatan jangka panjang. Ketika konsetrasi gas melebihi batas TWA yang telah ditetapkan, alarm TWA pada gas detector Anda akan berbunyi. Bunyi alarm ini akan memberikan peringkatan kepada pekerja untuk mengurangi paparan atau meninggalkan area berbahaya.

Baca juga: Kapan Filter Gas Detector Harus Diganti?

Perbedaan Antara STEL dan TWA

  • Durasi Paparan: STEL mengacu pada paparan jangka pendek (15 menit), sementara TWA mengacu pada paparan rata-rata selama delapan jam.
  • Fungsi: STEL fokus pada mengidentifikasi eksposur singkat yang tinggi, sedangkan TWA membantu mengelola eksposur terus-menerus dalam jangka panjang.
  • Tujuan: STEL dirancang untuk mencegah efek akut dari paparan singkat yang intens, sedangkan TWA bertujuan untuk mencegah efek kronis dari paparan yang lebih rendah tetapi berlangsung lama.

Cara Kerja Alarm STEL dan TWA

  • Pengukuran Berkelanjutan: Gas detector terus menerus mengukur konsentrasi gas di lingkungan kerja.
  • Perhitungan Rata-rata: Untuk TWA, alat menghitung rata-rata paparan gas selama periode delapan jam. Jika rata-rata ini melebihi batas yang ditetapkan, alarm akan berbunyi.
  • Peringatan Singkat: Untuk STEL, jika konsentrasi gas melebihi batas aman dalam waktu singkat (15 menit), alarm akan berbunyi, memberi peringatan kepada pekerja untuk segera mengambil tindakan.

Memahami Pentingnya TWA dan STEL

  • Gas detector dengan alarm STEL dan TWA menawarkan kemampuan pemantauan yang komprehensif, mengatasi risiko paparan jangka panjang dan pendek secara efektif.
  • Alarm TWA dan STEL bertindak sebagai sistem peringatan dini. Alarm akan memberi tahu pekerja dan personel keselamatan tentang potensi bahaya gas sebelum memburuk, memungkinkan tindakan pencegahan dan langkah penyematan dilakukan.
  • Berperan penting untuk melindungi kesehatan pekerja dengan mencegah efek kesehatan jangka panjang akibat paparan gas yang berkepanjangan.
  • Mematuhi regulasi keselamatan, dimana diwajibkannya penggunaan kedua jenis alarm ini untuk memastikan kepatuhan dengan batas paparan gas yang diperbolehkan untuk lingkungan kerja yang aman.

Implementasi Alarm STEL dan TWA di Industri

  • Industri Kimia: Di pabrik kimia, kedua alarm ini membantu memonitor paparan gas beracun seperti amonia dan klorin.
  • Industri Minyak dan Gas: Gas seperti hidrogen sulfida dapat dideteksi dengan menggunakan alarm STEL dan TWA, melindungi pekerja dari paparan berbahaya.
  • Pertambangan: Alarm ini sangat penting dalam mendeteksi gas metana dan karbon monoksida yang sering ditemukan di tambang bawah tanah.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kedua jenis alarm pada gas detector, perusahaan dapat memantau dan mengendalikan paparan gas berbahaya di lingkungan kerja. Hal ini dalam upaya melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja dari risiko yang terkait dengan paparan gas beracun.

Rate this post

Share Artikel ini

crossmenu